<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mengenal Anak Hiperaktif Sejak Dini</title>
	<atom:link href="http://aaxu.wordpress.com/2008/02/20/mengenal-anak-hiperaktif-sejak-dini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aaxu.wordpress.com/2008/02/20/mengenal-anak-hiperaktif-sejak-dini/</link>
	<description>Mari ekspresikan dirimu bersamaku !</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Nov 2009 10:44:44 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Maria Ulfah</title>
		<link>http://aaxu.wordpress.com/2008/02/20/mengenal-anak-hiperaktif-sejak-dini/#comment-88</link>
		<dc:creator>Maria Ulfah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 09:36:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aaxu.wordpress.com/?p=28#comment-88</guid>
		<description>Anak ketiga saya usia 5,4 tahun, perempuan sudah sekolah PG 2 tahun, TK A 1,5 tahun. belum bisa bicara kalau minta sesuatu memakai gerakan tubuh, misalnya menarik baju. Disekolahan tidak mau diam, ada aja yang dikerjakan tapi kalau sudah capek di sekolah tidur. Terapi wicara dan SI selama 3,5 tahun. Terapi alternatif ada tiga tempat yang pertama dipijat, (diberi obat dan dipijat) dan sekaligus obat dan pijat. Diagnosa dokter,  anak saya bukan autis hanya kurang stimulasi sejak kecil karena hasil observasi dia mau main dengan boneka, renang, mandi bola, diajak bicara ada respon dan mata fokus biarpun hanya sebentar. Kalau pergi pinginnya ke warung atau minimarket untuk beli es krim atau minuman dan makanan ringan, dia suka membaca atau melihat-lihat buku-buku tentang masakan, buah dan mobil. Suka nonton kaset DVD film anak-anak. Saya mulai sadar anak ada keanehan sejak umur 2 tahun, Katanya terapis alternatif anak kebanyakan obat atau dosis tinggi, pernah jatuh dan syaraf tukang belakang ada benjolan sudah tahunan, sehingga menggagu alat wicaranya. Sampai sekarang saya terus berusaha dan berusaha sampai dia bisa bicara layaknya anak normal. Ya Allah berikanlan Mukjizat terhadap mutiaraku.. amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Anak ketiga saya usia 5,4 tahun, perempuan sudah sekolah PG 2 tahun, TK A 1,5 tahun. belum bisa bicara kalau minta sesuatu memakai gerakan tubuh, misalnya menarik baju. Disekolahan tidak mau diam, ada aja yang dikerjakan tapi kalau sudah capek di sekolah tidur. Terapi wicara dan SI selama 3,5 tahun. Terapi alternatif ada tiga tempat yang pertama dipijat, (diberi obat dan dipijat) dan sekaligus obat dan pijat. Diagnosa dokter,  anak saya bukan autis hanya kurang stimulasi sejak kecil karena hasil observasi dia mau main dengan boneka, renang, mandi bola, diajak bicara ada respon dan mata fokus biarpun hanya sebentar. Kalau pergi pinginnya ke warung atau minimarket untuk beli es krim atau minuman dan makanan ringan, dia suka membaca atau melihat-lihat buku-buku tentang masakan, buah dan mobil. Suka nonton kaset DVD film anak-anak. Saya mulai sadar anak ada keanehan sejak umur 2 tahun, Katanya terapis alternatif anak kebanyakan obat atau dosis tinggi, pernah jatuh dan syaraf tukang belakang ada benjolan sudah tahunan, sehingga menggagu alat wicaranya. Sampai sekarang saya terus berusaha dan berusaha sampai dia bisa bicara layaknya anak normal. Ya Allah berikanlan Mukjizat terhadap mutiaraku.. amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: khuzaima wati</title>
		<link>http://aaxu.wordpress.com/2008/02/20/mengenal-anak-hiperaktif-sejak-dini/#comment-87</link>
		<dc:creator>khuzaima wati</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 13:41:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aaxu.wordpress.com/?p=28#comment-87</guid>
		<description>anak saya berusia 4 th lebih,dia belajar hanya hal2 yang dai sukai,tidak punya motivasi untuk mendapat nilai bgs,cenderung cengeng,lebih suka melanggar aturan yang saya buat jika dminta melakukan tugas yang dia tidak mau,susah konsentrasi,tp di sekolah tmasuk anak penurut dan tidak bikin ulah sangat berbeda saat dirumah.Apakah saya memerlukan terapi khusus untuk menghadapi dia?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>anak saya berusia 4 th lebih,dia belajar hanya hal2 yang dai sukai,tidak punya motivasi untuk mendapat nilai bgs,cenderung cengeng,lebih suka melanggar aturan yang saya buat jika dminta melakukan tugas yang dia tidak mau,susah konsentrasi,tp di sekolah tmasuk anak penurut dan tidak bikin ulah sangat berbeda saat dirumah.Apakah saya memerlukan terapi khusus untuk menghadapi dia?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: febri</title>
		<link>http://aaxu.wordpress.com/2008/02/20/mengenal-anak-hiperaktif-sejak-dini/#comment-85</link>
		<dc:creator>febri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 09:07:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aaxu.wordpress.com/?p=28#comment-85</guid>
		<description>Thx atas informasinya. Mmg betul kt sbg orgtua dari anak yg memp gannguan konsentrasi hrs bs lbh besabar dalam menghadapi mrk, krn sesungguhnya kebanyakan dr mrk adalah anak2 yg pandai</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Thx atas informasinya. Mmg betul kt sbg orgtua dari anak yg memp gannguan konsentrasi hrs bs lbh besabar dalam menghadapi mrk, krn sesungguhnya kebanyakan dr mrk adalah anak2 yg pandai</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: AYAKA</title>
		<link>http://aaxu.wordpress.com/2008/02/20/mengenal-anak-hiperaktif-sejak-dini/#comment-83</link>
		<dc:creator>AYAKA</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 01:55:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aaxu.wordpress.com/?p=28#comment-83</guid>
		<description>menghadapi anak hiperaktif, butuh kesabaran tingkat tinggi. tapi seru kok...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menghadapi anak hiperaktif, butuh kesabaran tingkat tinggi. tapi seru kok&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Helmin</title>
		<link>http://aaxu.wordpress.com/2008/02/20/mengenal-anak-hiperaktif-sejak-dini/#comment-81</link>
		<dc:creator>Helmin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 04:48:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aaxu.wordpress.com/?p=28#comment-81</guid>
		<description>Saya tertarik pada buku anda yang berjudul &quot;Mengenal anak hiperaktif sejak dini&quot;. Saya tinggal di Pontianak (kalimantan barat), apakah buku anda ada dijual di Pontianak, kalau ada dimana saya bisa mendapatkannya. Thank&#039;s</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tertarik pada buku anda yang berjudul &#8220;Mengenal anak hiperaktif sejak dini&#8221;. Saya tinggal di Pontianak (kalimantan barat), apakah buku anda ada dijual di Pontianak, kalau ada dimana saya bisa mendapatkannya. Thank&#8217;s</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
